Ruang Diskusi

Poster DiskusiPoster Diskusi

Ruang Diskusi, 6-7 Maret 2014, Mt. Haryono Gg. 5

Pemateri

1. Marco Kusumawidjaya: Urban Architecture
Profile, portofolio dll tentang Marco Kusumawidjaya bisa dilihat di:
.
Marco Kusumawidjaya adalah akademisi arsitektur yang mengangkat permasalahan kota urban.
Dalam ruang diskusi ini diharapkan kita dapat banyak belajar mengenai permasalahan kota urban.
.
2. Sigit Kusumawijaya: Urban Planner
Profile, portofolio dll tentang Sigit Kusumawijaya bisa dilihat di:
.
Sigit Kusumawijaya adalah akademisi dan praktisi arsitektur yang juga mengangkat permasalahan kota urban ke dalam creative design. Sigit juga bergerak bersama komunitas-komunitas dalam bekerja.
Dalam ruang diskusi ini diharapkan banyak pembelajaran yang didapat mengenai permasalah kota urban dan desain kreatif-nya.
.
3. Andi Rharharha: Urban Artist
Profile, portofolio dll tentang Andi Rharharha bisa dilihat di http://super-rharharha.blogspot.com/
.
Andi Rharharha adalah urban artist yang sering mengangkat permasalahan politik dan kota dalam karya-karyanya. Salah satunya adalah seni lakban.
Diharapkan dengan kehadiran Andi dalam ruang diskusi dapat memberikan pandangan yang lebih luas bagi kita semua dalam memilih bentuk-bentuk aksi untuk menarik perhatian publik dan menyampaikan pesan yang kita bawa.

* * *

Komunitas

1. Malang Berkebun

Malang Berkebun adalah bagian dari Indonesia Berkebun yang merupakan gerakan komunitas yang bergerak melalui media jejaring sosial (baik itu twitter, facebook, youtube, dll) yang bertujuan untuk menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming, yaitu memanfaatkan lahan tidur di kawasan perkotaan yang diubah menjadi lahan pertanian/perkebunan produktif yang dilakukan oleh peran masyarakat sekitar.

Dengan semangat ini sekarang Indonesia Berkebun sudah berkembang dan menularkan semangat ini di 30 kota dan 8 kampus di Indonesia (kota-kota dan kampus-kampus yang bergabung di dalam jejaring Indonesia Berkebun) dengan visi dan tujuan yang sama.

Dengan gerakan positif ini, Indonesia Berkebun dianugrahkan penghargaan oleh Google Asia Pacific untuk kategori Web-Heroes pada tahun 2011, Inspiring Movement for Environment 2013 dari Nutrifood, Finalist Ashoka Changemakers 2013 dan apresiasi-apresiasi lainnya baik dari media nasional hingga internasional juga instansi-instansi lainnya.

2. Tunas Hijau

Eksistensi awal Tunas Hijau pada tahun 1999 dimulai dengan kegiatan lingkungan hidup yang berbasis komunitas. Saat itu diselenggarakan Bersih-Bersih Kenjeran tepatnya 23 September 1999 sebagai bagian dari Clean Up the World Internasional. Program lingkungan hidup serupa juga dilaksanakan secara serentak di 37 kota/kabupaten di seluruh Jawa Timur.

Tunas Hijau adalah organisasi yang dinamis yang terus bergerak, berinovasi, dan dan berkembang melalui program yang nyata. Sejak tahun 2000, Tunas Hijau sudah memiliki program lingkungan hidup bersama dengan Millennium Kids Australia, Cross Cultural Environmental Education Exchange Australia Indonesia. Pada program ini, setiap tahun anak-anak dan generasi muda penggiat Tunas Hijau melakukan kunjungan ke Australia Barat, demikian juga sebaliknya.

3. Earth Hour

Earth Hour Malang merupakan gerakan turunan gerakan Earth Hour yang berkembang di dunia. Sejatinya, kegiatan ini merupakan kepanjangan tangan dari WWF yang digelar untuk mengampanyekan penghematan energi tahun 2007 lalu di Australia. Keberhasilan gerakan ini menginspirasi negara lain untuk menggelar kegiatan yang sama, termasuk Indonesia.

Di Malang sendiri, Earth Hour mulai dilaksanakan secara masiv di tahun 2012 lalu. Sebanyak 22 komunitas bergabung dalam gerakan pemadaman listrik yang dipusatkan di Balai Kota Malang.

Sebenarnya, wujud dari gerakan EH sebenranya bukan hanya pemadaman listrik selama 60 menit. Kegiatan ini hanya merupakan simbolisasi dari penghematan energi. Pemadaman listrik digunakan sebagai simbol karena di Indonesia penggunaan listrik yang berlebihan bisa mengakibatkan lingkungan terancam.

4. Malang Youth Greeneration

Malang Youth Greeneration adalah organisasi atau komunitas yang berkampanye dan gerakan hijau MyG Dipelopori oleh 11 mahasiswa kretaif, inovatif dan kreatif Malang Raya. merekaberkumpul dan sepakat untuk membuat gerakan kepemudaan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman dan berseri.

Mereka menamakan group ini dengan Malang Youth Greeneration atau disingkat dengan MyG. Gerakan utama MyG adalah Green Living. Mengajak dan menyadarkan pemuda-pemudi Malang Raya untuk hidup bersahabat dengan lingkungan. Salah satu strateginya adalah kampanye mengurangi sampah plastik sekali pakai.

5. Green Map 

Peta Hijau adalah organisasi jaringan pegiat peta hijau (green map) di Indonesia. Green Map adalah peta yang dibuat oleh komunitas lokal yang memetakan potensi alam dan budaya suatu kawasan. Dengan menggunakan metode yang mudah diadaptasi serta konsep ikon Green Map sebagai bahasa visual global untuk menyoroti sumberdaya-sumberdaya kehidupan, Green Map mengelola partisipasi masyarakat lokal dan keberlanjutannya di ratusan tempat di seluruh dunia.

Green Map memetakan segala tempat dan fenomena, baik yang bernilai positif maupun negatif dan bertujuan untuk membantu masyarakat melihat, menilai, menghubungkan, serta peduli terhadap lingkungan tempat mereka berada.

Green Map System sebagai sebuah gerakan budaya dan lingkungan memiliki sifat langsung, demokratis, bersumber pada pengetahuan lokal, serta bertanggung jawab. Setiap kelompok atau komunitas pemeta hijau dikoordinasikan oleh individu-individu yang memiliki komitmen, pengetahuan, kemampuan berjejaring, semangat, dan kreativitas dalam membangun suatu inisiatif bersama.

6. Save Street Child Malang

Fokus dari terbentuknya komunitas ini adalah anak-anak jalanan dan anak-anak marjinal (misal, anak dari kampung nelayan kumuh, kampung pemulung, dst). Dan advokasi (terutama pendidikan) anak-anak dan ibunya. Karena, anak-anak dan ibunya adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sedangkan tujuannya adalah lebih kearah humanitas yang seharusnya didapatkan anak-anak jalanan ini.

Kualitas lebih ditekankan, dan, pergerakan kita lebih kearah konsep mikro ketimbang makro, sehingga fokusnya adalah per individu. Hal-hal yang bisa dikembangkan dari komunitas ini adalah karakter dari tiap anggota dan anak-anak jalanan yang diperhatikan bersama.

7. Anti Tank

Anti Tank adalah sebuah komunitas anak muda, yang mengkritik tentang kondisi politik dan juga masyarakat Indonesia dengan melakukan aktifitas seni visual jalanan atau street art di bawah bendera ANTI – TANK PROJECT.

ANTI – TANK PROJECT adalah sebuah proyek yang dibentuk, dikembangkan dan dijalankan oleh Andrew sejak 2003 di kota kelahirannya Pematang Siantar, Sumatera Utara. Dan hingga kini banyak menghasilkan karya berupa poster, stiker, stensil maupun mural yang ditempatkan di ruang publik. Karya-karya Anti Tank banyak bermuatan politik dan sosial, salah satu karya paling dikenal dari Anti Tank adalah karya poster MENOLAK LUPA, yang diciptakan tahun 2008.

* * *

Dengan mengundang komunitas untuk turut hadir dalam ruang diskusi ini diharapkan gerakan Open Arch yang mengusung tema lingkungan kota mendapat masukan dari berbagai kalangan dan diikuti bersama oleh komunitas-komunitas yang sudah lebih dulu bergerak dengan isu lingkungan kota.

Tujuan dari diadakannya Ruang Diskusi ini adalah untuk berbagi pikiran terkait permasalahan lingkungan kota dari berbagai perspektif. Diharapkan dari diskusi ini dapat menghasilkan permasalahan lingkungan kota apa saja yang terjadi di Kota Malang disertai dengan ide-ide pemecahan masalah.

* * *

One thought on “Ruang Diskusi

Leave a Support

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s